• TK ISLAM NURUL HUDA
  • Menjadi Sekolah Taman Kanak Kanak Islam Unggul, Berkarakter dan Berprestasi

HE DOESN’T NEED US

HE DOESN’T NEED US

Oleh : Nur Alam

Dalam hidup ini, kita sangat membutuhkan Allah. Sebaliknya, Allah Yang Maha Kaya dan tidak membutuhkan kita (He doesn’t need us).

Karena Allah Maha Kaya, maka Dia tidak butuh kepada makhluk-Nya. Ketaatan manusia tidak akan menambah kebesaran Allah. Sebaliknya, kebesaran Allah tidak akan berkurang, ketika semua manusia kafir kepada-Nya.

Firman Allah, “Dan Allah-lah Yang Maha Kaya dan kamulah yang membutuhkan karunia-Nya” (QS. 47:38). Disebutkan dalam ayat yang lain, “Wahai manusia, kalian lah yang faqir (butuh) kepada Allah; dan Allah lah Dzat Yang Maha Kaya (tidak membutuhkan sesuatu) lagi Maha Terpuji” (QS. 35:15).

Dari ayat-ayat yang mulia di atas, Allah menegaskan bahwa Dia Maha Kaya, tidak butuh sama sekali pada selain Dia. Bahkan seluruh makhluk lah yang sangat butuh pada-Nya. Seluruh makhluk lah yang merendahkan diri di hadapan-Nya

Untuk memejamkan mata saja kita butuh Allah, apalagi untuk urusan yang lebih besar. Masihkah kita merasa diri ini hebat, masihkah keangkuhan memenuhi hati kita dan masihkah raut wajah kesombongan menghiasi hidup kita?

Terlebih lagi ketika kesulitan melanda hidup ini, ketika hati telah merasa putus asa dan ketika berbagai ujian datang bertubi-tubi menghampiri kita, yang diharap hanyalah pertolongan Allah. Bahkan Allah-lah tempat bersandar seluruh makhluk.

Ibnu Katsir menegaskan, “Seluruh makhluk sangat membutuhkan Allah dalam setiap aktivitasnya. Bahkan dalam diam mereka sekali pun. Zat Allah sungguh tidak butuh pada makhluk-Nya. Dia sangat terpuji pada apa yang Dia perbuat dan katakan, juga pada apa yang Dia takdirkan dan syari’atkan.”

Dalam sebuah hadits Qudsiy dijelaskan, “Wahai hamba-Ku, andai seluruh manusia dan jin dari awal sampai akhir penciptaan, mereka menjadi orang yang paling bertaqwa, hal itu tidak sedikitpun dapat menambah kekuasaan-Ku. Wahai hamba-Ku, andai seluruh manusia dan jin dari awal sampai akhir penciptaan, mereka menjadi orang yang paling bermaksiat, hal itu tidak sediktpun dapat mengurangi kekuasaan-Ku”
(HR. Muslim).

Ketika perang Badar terjadi, Rasulullah sangat membutuhkan Allah, lewat sebuah do’anya yang sangat terkenal, “Ya Allah, penuhilah janji-Mu kepadaku. Ya Allah, berikanlah apa yang telah Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, jika Engkau membinasakan pasukan Islam ini, maka tidak akan ada lagi yang beribadah kepada-Mu di muka bumi ini selamanya ” (HR. Muslim).

Do’a Rasulullah dikabulkan Allah, ketika kondisinya sangat-sangat lemah. Beliau membutuhkan pertolongan Allah untuk diturunkan dari langit tiga ribu Malaikat dalam perang itu, tapi Allah mengirimkan lima ribu Malaikat-Nya yang memakai tanda, sebagai berkah dari kesabaran dan ketaqwaan Rasulullah dan para sahabatnya (QS. 3:123-125).

Salah satu pesan penting dari perang Badar ini membelajarkan kita, betapa pentingnya merendahkan diri di hadapan Allah dan merasa membutuhkan Allah (Iftiqar ilallahi), kapan dan di manapun kita berpijak di bumi Allah ini.

Para sahabat Rasulullah sudah mempraktikkan ‘iftiqar ilallahi’ ini. Seperti ketika ada di antara mereka yang sandalnya putus, berdo’a kepada Allah minta sandal baru. Bahkan ada yang butuh sejumput garam, sebelum mulai berikhtiar, mereka memohon do’a dulu kepada Allah. Seperti ini do’a Rasulullah, “ Ya Allah, janganlah Engkau sandarkan diriku kepada diriku sendiri, meski hanya sekejap mata” (HR. Imam Ahmad).

Sikap merendahkan diri sekaligus sangat butuh kepada Allah, akan menghadirkan pertolongan Allah. Seperti dikisahkan dalam Shahih Bukhari, bahwa ada tiga orang yang terjebak dalam gua. Situasinya sangat sulit, karena batu yang menutup lubang gua itu sangat besar dan tidak ada yang sanggup menggesernya.

Subhanallah, dalam kondisi sulit seperti itu, ketiga orang itu mendekat kepada Allah. Mereka berdo’a dengan penuh kerendahan diri dan rasa sangat butuh kepada Allah. Keajaiban pun terjadi. Batu yang besar itu akhirnya bergeser. Inilah sebuah energi dahsyat dari ‘iftiqar ilallahi’.

Jadi, tidak ada yang perlu dicemaskan, karena pangkat, jabatan, rejeki, jodoh dan kematian menjadi rahasia Allah. Teruslah berikhtiar, dengan penuh ikhlas, syukur dan sabar. Karena kita tidak pernah tahu, apakah esok hari masih bisa mencangkul tanah atau mungkin sudah dikubur dalam tanah.

Simpulan

Kemuliaan seorang hamba diperoleh, ketika dia hanya bersandar kepada Allah. Sebaliknya, dia menjadi rendah dan hina, ketika masih bersandar kepada selain-Nya.

Kita sangat butuh Allah, maka teruslah berikhtiar tanpa kenal lelah, dengan ikhtiar lahiriyah dan syar’iyah, lewat do’a kepada-Nya. Hasil akhirnya, kita pasrahkan kepada Allah saja.
Wallahul Musta’an …
------------------------------------------------------------------
Kranggan Permai, Jum’at Penuh Berkah, 19 Jumadil Tsani 1445 H./3 Nopember 2023 M. Pukul 04.50 WIB

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
TAKE IT OR LEAVE IT

Bismillaah, Di manapun kita berada, sampai di sebuah masyarakat yang sangat primitif sekalipun, pasti ada aturan yang harus ditaati, baik berupa perintah atau larangan. Sebuah analogi

18/02/2026 18:07 - Oleh supriyadi - Dilihat 115 kali
INJURY TIME

Bismillaah, Setiap wasit meniup pluit panjang, ini menjadi tanda berakhirnya sebuah pertandingan. Tanda ini yang harus ditaati oleh setiap pemain, di mana dan kapanpun. Maknanya, sebe

18/02/2026 18:06 - Oleh supriyadi - Dilihat 106 kali
SUSTAINABLE SELF TRASFORMATION

Bismillaah, Beberapa hari lagi pergantian tahun baru Masehi akan terjadi. Momen itu bukan sekadar pergantian dari waktu ke waktu, tapi harus menjadi motivasi untuk perubahan diri. Man

18/02/2026 18:05 - Oleh supriyadi - Dilihat 113 kali
EDUCATE YOUR CHILDREN

Bismillaah, Dalam sepekan ini ada pemandangan menarik, para orang tua murid sedang menghadiri undangan sekolah untuk melihat kemajuan belajar putera puterinya di sekolah. Sesuai undan

18/02/2026 18:04 - Oleh supriyadi - Dilihat 100 kali
INTEGRITY AND CAPACITY

Bismillaah, Setelah 27 tahun reformasi, negeri ini sudah tidak butuh lagi personal branding (pencitraan diri), yang banyak menghiasi jagat maya atau media sosial saat ini. Merujuk pad

18/02/2026 18:03 - Oleh supriyadi - Dilihat 116 kali
ENERGY OF GOODNESS

Bismillaah, Setiap kebaikan yang kita lakukan, dampak energi kebaikannya akan terus mengalir dan bermetamorfosis. Terus bergerak menjadi berbagai bentuk kebaikan yang lain. Sebelum ke

18/02/2026 18:03 - Oleh supriyadi - Dilihat 80 kali
GOD’S SCENARIO

Bismillaah, Di ruang publik kita, sedang masif cerita tentang alam yang meluluh-lantahkan jutaan rumah, pepohonan, jembatan, dan menimbun ribuan rakyat kecil tak berdosa. Dalam kondis

18/02/2026 18:01 - Oleh supriyadi - Dilihat 96 kali
DEDIKASI DALAM SUNYI

Hari ini, Selasa, 25 November 2025, diperingati sebagai Hari Guru Nasional yang ke-80, sebuah perjalanan dedikasi para guru yang sangat panjang di negeri ini. Suasana khidmat hari ini

18/02/2026 17:59 - Oleh supriyadi - Dilihat 101 kali
Bekal Profesi Kehidupan Anak

Bismillah, Implementasi dari Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), membekali murid-murid untuk memiliki kesadaran penuh (mindful), kebermaknaan (meaningful), dan suasana menyenangkan

18/02/2026 17:58 - Oleh supriyadi - Dilihat 135 kali
MINDSET OF STOICISM

Bismillaah, Di era digital ini, teknologi informasi telah mengubah hampir semua aspek kehidupan manusia. Mulai dari cara berinteraksi, belajar, bekerja, sampai beribadah. Fenomena ter

18/02/2026 17:57 - Oleh supriyadi - Dilihat 66 kali